Seruan Moral dari Takhta Suci, Paus Leo Sebut Perang Timur Tengah sebagai Skandal Kemanusiaan
Bintang • 22 Maret 2026 • 0 Views

VATIKAN – Paus Leo menyampaikan pesan mendalam pada doa mingguan Angelus di Lapangan Santo Petrus, Minggu (22/03/2026), dengan menyebut kematian dan penderitaan yang melanda Timur Tengah sebagai sebuah "skandal bagi seluruh umat manusia."
Memasuki minggu keempat perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran, Paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat ini kembali memperbarui permohonannya untuk segera dilakukan gencatan senjata.
Di hadapan ribuan peziarah, Paus Leo mengungkapkan rasa kekecewaan yang mendalam saat mengikuti perkembangan situasi di Timur Tengah serta wilayah lain yang terkoyak oleh kekerasan.
Ia menegaskan bahwa dunia tidak boleh tinggal diam menghadapi penderitaan para korban konflik yang tidak berdaya, seraya menekankan bahwa luka yang dirasakan oleh para korban tersebut merupakan luka bagi seluruh umat manusia.
"Kita tidak bisa berdiam diri. Apa yang menyakiti mereka, menyakiti kita semua," tegas Paus Leo. Ia mengajak seluruh dunia untuk bertekun dalam doa agar permusuhan segera dihentikan dan jalan menuju perdamaian yang permanen dapat segera dibuka.
Seruan ini menambah tekanan moral internasional terhadap pihak-pihak yang bertikai untuk memprioritaskan keselamatan warga sipil di tengah eskalasi militer yang kian mematikan.
Atribusi: Artikel ini disusun berdasarkan pernyataan resmi Takhta Suci Vatikan pada doa Angelus per 22 Maret 2026.
Read More
Related Posts
InternasionalInternasional • 24 Oktober 2026
Laporan: AS–Israel Susun Rencana Serangan Baru ke Iran, Gedung Putih: Tidak Sebelum Pemilu Sela
InternasionalInternasional • 22 April 2026
Perang Iran berarti lebih banyak pesanan untuk raksasa pertahanan AS
InternasionalInternasional • 28 Maret 2026
Militer Israel Perluas Invasi Darat dan Bombardir Beirut di Tengah Perlawanan Sengit Hizbullah
Komentar
Memuat komentar…






